Wednesday, December 3, 2008

Re: Role ang Function of nurses (Peran dan fungsi Perawat)

Author: SANDI EFFENDI (220111080030)
Date: Thursday, November 13, 2008 15:15
Menanggapi tulisan saudara Sardi, saya sependapat bahwa sebelum  mau
diakui harga diri, eksistensi kita dilapangan sebagai perawat yang
menjalankan peran dan fungsi profesinya secara benar, kita harus
introspeksi dulu individu masing-masing, apakah kita selama ini sudah
betul-betul menjalankan peran dan fungsi perawat atau belum. Masalah ini
menurut saya masalah yang kompleks yang membutuhkan solusi dari berbagai
sudut pandang, dan perlu waktu untuk berubah. Pertama faktor kebijakan
pemerintah, di kuwait contohnya secara teori dan praktik keperawatan
tidak ada job description yang jelas sehingga perawat yang bekerja di
frontline/ garis depan akan menghandle segalanya,mulai dari manajemen
keperawatan, tulis menulis dokumen di nurse chart dan komputer, merawat
kebutuhan dasar pasien seperti bedridden care dan ADL-nya, sampai
sebagian kerjaan porter, cleaner, lab thech, physiotherapyst dan dokter
di garap habis sama kita. sehingga kondisi yang terjadi dilapangan beban
bertumpuk di perawat, karena kalau tidak dikerjakan yang terjadi adalah:
imbalance, kerja tidak selesai dan masalah akan muncul yang akhirnya
perawat yang kena atau akan menanggung tanggung jawab, yang berefek
kualitas dan servis perawatan minim, kurang dan tidak optimal. Harusnya
pemerintah kuwait membagi tugas-tugas keperawatan dalam berbagai jenis
katagori, seperti di negara maju Amerika, ada nurse incharge/ manager,
dari bsn, yang bertugas khusus untuk memanage ruangan dan perawat, lapis
kedua ada LPN/lisence practical nurse, berpendidikan perawat dibawah
bsn, yang bertugas mengasih obat dan merawat pasien. Lapis ketiga adalah
nursing aids/ pembantu perawat, yang bertugas membantu kebutuhan dasar
pasien, seperti memandikan pasien, kebutuhan eliminasi, dan
lain-lain,ada lab tech nician yang bertugas untuk mengambil darah, ada
plebotomist yang bekerja menginsert cannula atau memasang infusan, ada
physiotherapyst yang bekerja sesuai fungsinya. Dengan adanya pembagian
tugas ini, beban-beban dan tugas perawat berkurang sehingga efektifitas
dan kualitas perawatan menjadi meningkat.
Yang kedua adalah dari sudut pandang pasien, selama pasien memandang
perawat sebagai pembantu yang berbaju putih, peran dan fungsi perawat
yang diinginkan sulit tercapai karena merawat dan membantu kebutuhan
dasar pasien adalah cuma sebagian kecil saja dari disiplin ilmu dan
garapan perawat, sehingga perubahan yang diinginkan mengalami hambatan
disebabkan paradigma pasien dalam memandang sosok perawat, tapi seriing
dengan perkembangan zaman dan pasen yang melek pendidikan semakin
banyak, diharapkan cara pandang pasen akan berbeda, yang akan memandang
sosok perawat secara integral, dari berbagai sudut pandang baik pribadi
maupun profesi.

No comments:

Followers

Nursing students

Kuwait
Sardi, Sandi Effendi, Asep Maekel, Ridwan Jamaluddin, David Maulana Abdillah, Hernawati Husair